WWW.LAHANBET.COM

TEMPATNYA TARUHAN BOLA SECARA ONLINE SBOBET DAN IBCBET DENGAN PASARAN BOLA TERLENGKAP DI DUNIA

WWW.LAHANPOKER.COM

GABUNG SEKARNAG JUGA DAN MENANGKAN JACPOTNYA BONUS NEW MEMBER IDR 10.000

WWW.LAHAN4D.COM

BANDAR TOGEL ONLINE SINGAPORE DAN HONGKONG

WWW.LAHANBET.COM

AGEN JUDI BOLA TERPERCAYA DI INDONESIA SPORTSBOOK IBCBET DAN SBOBET

WWW.LAHANPOKER.COM

KINI TELAH HADIR LIVE POKER MEMBUAT ANDA BERMAIN POKER SECARA ONLINE DI TEMANI PARA GADIS GADIS CANTIK

Tampilkan postingan dengan label ESEK-ESEK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ESEK-ESEK. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Oktober 2016

3 Jam 50 Menit

Cerita Seks - “Ngesex” buatku sdh menjd kebiasaan, bisa dibilang kalau gak “Ngesex” aku jd sakit, mungkin karena libido yg terlalu banyak didalam tubuh atau mungkin memang aliran syahwatku yg begitu besar sehingga membuat nafsuku tak pernah merasa ada kepuasan walau seringkali beronani sehari 3x masih belum cukup buat menghilangkan dahaga sang pinoy ini.


walau kulitku dibilang berwarna sawo matang tp kata temen dan kebanyakan orang tua berkata aku itu manis dgn postur tubuh yg atletis aku sering diejek sebagai gigolo oleh beberapa sahabatku, entah ngiri atau emang kenyataan kale ya kebanyakan orang yg baru kenal dgnku khususnya laki-laki bisa cepat akrab, dari akrabnya dgnku hingga berbicara soal kejantanan sdh seperti makanan shari-hari bagiku apalagi jika saling mengunggulkan besar dan panjangnya pinoy kita masing-masing maka sluruh wajah teman dan shabatku bisa langsung down melihat kekokohan, keangkuhan dan kesombongan pinoyku, meskipun hanya memiliki pinoy dgn panjang 19cm saat ereksi namun besarnya otot batang pinoyku sungguh membuat temen dan sahabatku berkata
“KAULAH GIGOLO SEJATI”, hehe … bener-bener big pinoy … hikhik.
sbenarnya profesiku hanyalah seorang pemandu wisata amatir, apabila dapat job mengantarkan tour wisata kebeberapa kota aku selalu jd team pembicara didalam perjalan dgn bus pariwisata. sdh 2 tahun aku bekerja sebagai pemandu lepas namun dgn gaji sekali tarik bisa dibilang cukuplah untuk buat genjotin pinoy semalaman… zizizi.
oiya … aku ingin perkenalkan seorang tante bernama Fitri adalah saudari ayahku sekandung seibu lain pejantan, tante Fitri sekarang telah berumur 39thun lebih muda 23th dari umur ayahku, maklum kakek emang memiliki istri 3 tp estafet silih berganti .. hehe, dia janda ditinggal pergi suaminya 4 tahun lalu tanpa meninggalkan harta ataupun biaya untuk kehidupan keluarga tante Fitri, dan tante Fitri sendiri memiliki seorang putri bernama ayu dari perpisahan dgn suaminya yg sama-sama berstatus janda karena baru menikah 1tahun tanpa dikaruniai seorang putra dan meninggal akibat kecelakaan. ayu jg masih adikku karena umur dia terpaut 5poin eh maaf maksudnya 5tahun lebih muda dariku.
terahir kali kudapati kabar tante Fitri serta ayu meninggalkan jejak dari rumah kakek yg ditempati untuk menghilangkan kepedihan hati tnte dan ayu, entah kemana smua keluarga kami tak seorangpun yg tau dimana tempat persembunyian tante dan ayu berada.
akhirnya kisah petualangan sipinoyku pun dimulai, kepada para pembaca semproters yg setia dimohon untuk memposisikan pinoynya dgn baik agar disaat menegang tdk terasa pegal-pegal, linu-linu dan sakit takut menyebabkan ereksi pinoy tersebut kurang maximalis.
“tit … tit … tit” bunyi hp ku menggangu tidurku diminggu pagi yy mengabarkan seberkas pesan singkat masuk untuk segera dibaca. kuraba meja dekat tempat tidurku lalu kubuka kecil kelopak mata sambil membaca pesan singkat yg tak lain dari managerku untuk segera mempersiapkan diri guna mengantar 109 siswa SD yg akan berlibur ke beberapa daerah diseluruh jawa.
akupun segera bergegas mempersiapkan perlengkapan untuk perjalanan tour yg dijadwalkan berangkat pada pukul 13.00 wib, aku segera merapat ketempat berkumpulnya para siswa dihalaman SD tersebut karena telah diintruksikan untuk rapat dulu sebelum keberangkatan. hasil rapat membagikan tugas menempatkan aku sebagai pemandu utama dalam perjalanan yg memakan waktu 6hari 5malam dgn rute tujuan utama jakarta-bandung-yogya-surabaya.
hari kedua tiba dijakarta aku masih sibuk mengurus hotel serta catering untuk pelayanan tour, seharian, sendiri dan benar-benar pusing kepalaku karena dari jakarta ini aku booking semua hotel restoran bahkan harus siap semua sampai saat tiba di yogyakarta dua hari setelah dari jakarta dan bandung.
setiba diyogyakarta ini aku sdh merasakan betapa lelahnya perjalan kami sebagai seorang pemandu tour amatir yg acap kali berurusan dgn keuangan, takut salah perhitungan sehingga membuat perusahan rugi yg berakibat fatal bagiku sendiri dan karirku.
kulihat jam didalam kamar hotel didaerah yogyakarta sdh menunjukkan pukul 19.25 rasa capek kepala ini benar-benar masih melekat, untuk menghilangkan rasa penat ditubuh aku sesekali membaca beberapa koran yg disediakan oleh hotel, namun rasanya kepenatan tubuh benar-benar membuat aku tak bisa tidur.
“ah … mungkin disini ada yg bisa menemaniku malam ini” pikirku seraya mencari sebuah nama dihapeku, kebetulan aku mempunyai seorang sahabat yg berprofesi sebagai penyalur tenaga massage plus, yah sekedar untuk memanjakan diriku menghilangkan rasa penat ditubuh karena tugas menyelesaikan tanggung jawab selama dalam perjalanan.
tak lama kemudian waktu telah terlewat 35 menit setelah saling bertukar sms akhirnya temanku memberikan berita bagus bahwa ada seorang wanita yg masih baru bekerja kepadanya dan masih kurang berpengalaman mungkin bisa dapakai olehku, akhirnya tanpa pikir panjang aku langsung mengiyakan untuk segera meminta kepada sahabatku agar wanita itu secepatnya didatangkan kehotel tempatku bermalam, sahabatkupun langsung mengantarkan wanita itu kehotel.
dgn hanya mengirim sms shabat memberitahukanku bahwa wanita itu telah berjalan menuju hotelku, namun sahabatku tdk bisa ikut untuk bertemu aku karena masih harus keluar kota malam itu jg. akupun bergegas kekamar mandi agar tubuhku terasa bersih waktu dipijat, skalian sambil menunggu wanita itu datang. 30 menit kemudian ….
“tok … tok … tok” suara pintu kamar hotel diketuk.
“siapa?” aku jawab dari dalam kamar mandi,
“sy mas, yg bersama mas toko” jawab wanita itu, mas toko sendiri adlah nama sahabatku dn bkan nama sbenarnya mlainkan nama beken dia disini.
“silahkan masuk mbak, gak dikunci” jawabku dari dalam kmar mandi yg gak jauh dari pintu masuk hanya berjarak 5 meter,
“iya, mas terima kasih”
“mbak tolong pintunya dikunci ya?”
“iya mas”
“terus mbak persiapkan dirilah sambil santai, sy masih buang hajat sebentar”
“iya mas gak papa, jg terburu-buru sy jg meski sampe pagi gak masalah mas” sambungnya.l
wah bener-bener polos nieh wanita pikirku didalam kamar mandi, mulai belajar jajan dari dulu enggak ada yg ngomong gitu kepadaku, malah banyak yg ngomel untuk segera cepat2 dgn dalih karena masih banyak pelanggan.
“mbak, tolong matikan lampu utama ya? pakai lampu kecil yg disebelah tempat tidur saja” pintaku, karena kupikir wanita ini bisa jd kehutan untukku sendiri disaat keluar kamar mandi.
“kenapa mas? malu ya kepada sy?” wanita ini menjawabku,
“enggak kok, cuma pengen suasana redup aja mbak”
2 menit kemudian aku keluar dari kamar mandi, kulihat hanya dgn cahaya lampu kamar remang2 wanita itu berada dipinggir kanan tempat tidur membelakangi pintu keluar kamar mandi, terpampang didepanku rambut panjang sebahu dgn tubuh putih mulus dari belakang menanggalkan pakaiannya yg hanya memakai bh dan cd, spontan aku yg sekedar membalut bagian bawahku dgn handuk putih ngerasa terangsang, membuat sang pinoy gelagapan berkedut.
tanpa basa basi aku langsung telungkup dibelakangnya, dgn kepalaku menghadap kiri
“mbak aku sdh siap, merasakan pijitan mbak”
“maaf sebelumnya mas, apa mas sdh tau tarifnya? tanya wanita itu
“haha … mbak mas toko udah tw sy mbak, sy langganan setianya” jawabku, maklum wanita ini kan masih baru dgnku, jd dia menygka aku baru pertama kali order massage ke mas toko,
“wah, maaf mas, sy bener-bener gak tau, karena sy masih baru mas”
“gak apa-apa mbak, mas toko pun sdh bilang tadi kok”
serentak tangan wanita ini menyentuh lembut betisku yg berbulu, memulai terapi pemijatan tubuhku, namun slama kurang lebih 30 menit kami berbicara aku sengaja tdk melihat wajahnya meskipun sesekali dia ingin melihat wajahku namun dgn sigap aku menunduk menutup muka kebantalan. tangan itu menggerayanngi tubuhku, hingga tubuh wanita ini menaiki pantat memijat dan mengurut punggungku, hayalanku pun semakin jauh, rangsangan dan kehangatan tubuh wanita ini mulai menyeruak masuk kepori-pori kulit pantat dan tubuhku, sengaja aku telanjang bulat karena memang setelah pijat refleksi, aku yg akan memijat wanita mulus ini. haha … aku bergumam tertawa dalam hati, karena emang rasa penat tubuhku mulai berangsur hilang dan berganti nafsu yg sdh memuncak karena selama kurang lebih 40 menit wanita ini meraba seluruh tubuh bagian belakangku dgn jurus jurus pijatannya …
“mas … sdh selesai, sekarang badan mas berbalik, sy mau pijit bagian dada mas”
“iya mbak” jawabku sambil memutar tubuh melentangkan dadaku, dgn pinoy yg sdh menegang aku berbalik
“astaga” serempak suara kami mengeluarkan kata – kata itu.
“tante Fitri?”
“rian?”
“benar ini tante?”
“kamu … ka … kamu rian?”
lama kami terdiam berdua selama satu menit kami tertegun, terhentak hati ini rasanya gak karuan bercampur pikiran yg kacau, tak terbayang kemana, apa, dan bagaimana selanjutnya harus bergerak, tubuh ini rasanya bingung, namun si pinoy masih saja berkedut, entah apa yg terjd dipikiranku dan tanteku membuat pinoyku benar-benar tegak berdiri perlahan. tangan tante Fitri yg semula menyentuh tubuhku, ternyata kedua tangan itu telah menutupi wajahnya dgn isakan tangis yg menderu, “ya Tuhan … apa yg harus kulakukan”
kemudian aku membangunkan tubuh ini mendekati tangan tante yg menutupi wajhnya, pelan kubuka kedua tangan itu, tanpa kusadari pinoyku masih menggeliat keras dihadapan tanteku, aku tak berpikir harus menyetubuhi tante malam itu, namun apalah daya semua ini telah terjd. tanpa saling berbicara sedikitpun aku merasa iba, dan tante masih terus menangis, entah apa yg dipikirnya lalu diluar kesadaran aku memeluk kepala tante mendekapkan didadaku, lalu kubisikkan ditelinganya lirih …
“jangan menangis lagi, lanjutkan tugas tante, dan aku berjanji tdk akan berbicara kepada siapapun, karena ini adalah rahasia kita berdua”
“aku gak mau melayanimu rian, aku adalah tantemu yg kotor, tak pantas aku berada didepanmu”
“tante … kita sama-sama kotor, gak mungkin kan aku memakai wanita panggilan, jika aku ini adalah orang suci?”
“tp …. ”
“tp apa tante”
“aku saudara ayahmu, adik ayahmu, mana mungkin aku melakukan pekerjaanku dgn seorang yg kuanggap anakku?”
tangisannya panjang sesaat setelah dia mengatakan kalimat terahir, aku tak mampu berbicara, namun hati ini merasa iba tanpa kusadari kedua tanganku mengadahkan wajah cantik tanteku, dan kukatakan …
“aku terjerumus nafsu melihat tubuh tante”
sejurus aku langsung menarik kepala tante mendkatkan bibirku dgn bibirnya
“jang … jangan, mmmph mleph…” bibir tante berpagutan seraya melontarkan kata itu, namun aku sdh melampaui batas dan tak kuasa menahan nafsuku lalu serentak aku memasukkan lidah kedalam mulut tante…
tangan kiriku yg menahan kepala tante dari belakang untuk menahan ciumanku, lalu tangan kananku serasa ganas menggeraygi dada tante, tak kuasa pinoyku benar-benar tegang dan keras, kupikir dalam hati tante menolak aku meminta berhubungan intim, namun disaat pikiran itu muncul ternyata pinoyku merasakan kehangatan sebuah tangan yg menggengamnya dbagian batang bawah.
“oooh …. ” aku mndesah ditelinga tante tanpa berhenti tanganku menjalar membuka bh tante, selama permainan ini tante tak berucap sedikitpun, malah tante menundukkan badan menjilat dan menghisap pinoyku.
kubuka bh tante dan meremas buah dada tante yg menggelantung dipaha kananku, kuremas lembut buah dada itu ..
“hmmmm ….” tante mendesah tanpa berhenti mengumul pinoyku, ujung pinoyku dijilatinya sesekali lubang pinoyku dimasukin dgn lidah tante Fitri, akupun tak tinggal diam menikmati getaran yg berujung dari kepala pinoyku maka dgn pelan pelan akupun menarik kaki tante keujung kepala, membuka selangkangan seiring menurunkan cd yg tante kenakan.
“an …. uuuuugh” sambil merasakan kepala pinoyku digigitnya aku mendengar desahan tante disela-sela sepongannya kekepala pinoyku.
dijilati dikocok batang pinoyku olehnya
“ough …. tante …” kujilat meqiu tante, kubuka lebar meqiu itu dan kumassukkan lidahku kelubang meqiu tante, kupilin itil tante dg ujung jari kiriku yg berwarna hitam kecoklatan, ujung jari kanankupun memutar bagai ulat dianus tanteku, sesekali kuhela nafas melalui hidungku, aroma oksigen pun berganti dgn aroma meqiu bercampur aroma lubang anusnya, nikmaaaat … kurasakan lendir meqiu tante yabg membasahi bibirku
hidungku yg dkat dgn lubang anus tante seakan tak kuasa menahan bau aromanya, kumasukkan sesekali jari tengah kananku kelubang meqiu tante…
“aaaaagh ….. mmmmhhhh”
tante mendesah … diangkat dan didekatkan kuat meqiu tante ke mulutku tanpa melepas genggaman tangan kirinya dibatang pinoyku
“oooough …. nikmat tante”
“benar benar nikmat bibir tante” tak kuasa kukeluarkan kalimat itu sambil membangunkan badan tante, lalu kurebahkan badan tante tegak keujung kasur, kutarik bantal yg berada diatas kepala tante lalu kutaruh kepala tante diatasnya… kucium lembut bibir tante sambil memain mainkan lidah tante
“ough … eg ..geg”
“roby … tante gak tahan” kalimat itu keluar dari mulut tante setelah kepalaku dekatkan kepayudara tante
“kan kubuat malam tante skrg jd lebih indah tante”
“ooough …. rob”
“nikmat sekali batang pinoymu rob ….”
“aaaaagh …. tekan syng …. tekaaaan”
“nikmat robyyyyy ….”
“ah .. uh … ah ….”
tante pun memejamkan kelopak mata dgn erat sekali, kedua tangannya menekan pantatku keras, sambil mengangkat pinggannya seakan mengejar ujung batang pinoyku
“tante keluarkan tante ….”
pancingku sambil menekan keras keluar masuk batang pinoyku …
“aaaaaah ….. rooooby ……”
“tante … tante keluar …… aaaaaagh”
“tekan syng … tekan syng … tekaaaaaan”
tante menjerit sambil menahan pantatku agar tdk menarik keluar batang pinoyku, kakinya yg kuat melilit dibagian belakang pahaku menahan nikmatnya cairan yg keluar dari meqiu tante
“sekarang bagian kamu syng keluarkan didalam meqiu tante rob”
“baiklah tante …”
“aku akan puasin tante malam ini”
pelan kutarik keluar batang pinoyku yg menancap dalam kelubang meqiu tante, kugenjot pelan keluar masuk pinoyku dilubang itu, meqiu tante yg sempit menekan urat urat batang pinoyku
waktu makin berlalu genjotanku seakan belum menurunkan stamina apalagi tubuhku malah terasa menambah kegigihan untuk terus bersenggama dgn tanteku … lama sekali waktu terasa kami lewati hingga seluruh batang pinoyku terasa panas dan akhirnya ketika tante menggoyang goyangkan pantatnya kekanan dan kekiri batang pinoy ini rasanya gatal seperti ada sesuatu yg akan dimuntahkan

yah benar spermaku terasa pelan pelan turun dari kedua teatisku dan serasa mengalir melewati batang pinoyku yg teramat tegang, dan akhirnya …
“hah tante … tante … tante …. aaaaaaghhhhh”
“tanteeeee ………”
desahku mngejar nikmatnya cairan sperma yg keluar didalam meqiu tante, 10 kali kedutan 10 kali pula pinoyku membesar sketika didalam meqiu tante, kutekan sedalam dalamnya pinoyku dilubang meqiu tante …
“oooough … roby …oooooh … rooooobyyyyyyy”
jeritan tante yg kedua kalinya bersamaan dgn orgasmeku …. serentak membuat tubuhku lemas …. terasa aliran darah dari kepalaku turun hingga ujung kakiku…keeingan membanjiri kami berdua malam itu …
“ya ampun tante …”
“meqiu tante terasa spt meqiu wanita yg berumur 23 tahuun tante” kubisikkan dkat telinga tante sebelah kiri dan tubuhku yg bermandikan keringan serta dada tante yg sdh licin membuat kami tersenyum bersama menikmati persetubuhan ini …
“yah … robypun sama”
“roby adalah lelaki yg perkasa”
“membuat tante lemas seketika”
“tante benar benar puas syng”
jawab tanteku sambil mengusap keringan diwajahku dgn tangan kanannya …
kamipun berpelukan, kulirik jam telah menunjukkan pukul 01.38 …
“ternyata ada yg aneh malam ini bersama tante” pikirku dalam hati sambil melihat kedua mata tante yg terpejam….
malam itu aku hanya mengingat orgasme sekali namun lama waktu permainan kami melebihi dari biasanya … yaitu 3 jam 50 menit.
benar benar ada yg aneh pengalamanku bersenggama dgn tenteku Fitri malam ini … benar benar puas ….
lalu …. kami berpisah setelah tante terbangun dri tidurnya selama 1 jam … tak lupa pun aku minta nmor hp tante agar suatu saat nanti kita masih bisa bermain main lagi …
“oh …. sungguh persetubuhan yg mmbawa nikmat, menyetubuhi seorang wanita yg tak lain adalah tanteku sendiri” kutersenyum didalam perjalanan keesokan harinya dg sebuah bus pariwisata bersama para rombongan tour.
kami melanjutkan perjalanan kesurabaya, hari terakhir kami disurabaya membuat hatiku bertambah bahagia … karena yg rerlihat dimata hanyalah uang persenan serta gaji dan bonus dari managerku.
aku tak menygka disurbya aku ditakdirkan kembali untuk bisa bersetubuh dgn saudaraku bernama ayu putri tunggal dari tante Fitri. hingga cerita ini aku buat selama 1 minggu untuk menyelesaikan kisahku …. namun atas saran dan kesetiannya para semproters sy mengucapkan terima kasih …


LahanPoker merupakan Situs Game Online terbaik yang menyediakan 7 macam permainan yakni permainan Texas Poker Online, Domino QQ Online, Bandar Ceme Online, Capsa Susun Online, Live Poker, dan Ceme Keliling semuanya dengan uang asli dan dalam satu tempat bermain.

 7 games di 1 web


LahanPoker menyediakan beberapa promo menarik yaitu Bonus Referral 10% untuk anda yang ingin menambah penghasilan dari mereferansikan setiap anggota baru LahanPoker, selain itu masih banyak bonus menarik lainnya yang bisa menjadi acuan anda untuk memilih LahanPoker sebagai website game online terbaik. 

BANK YANG DIGUNAKAN : 

- BANK BCA
- BANK BRI
- BANK MANDIRI
- BANK BNI
- BANK DANAMON 

DEPOSIT & WITHDRAW : 

- Deposit minimal Rp 25.000
- Withdraw minimal Rp 25.000

CUSTOMER SUPPORT :

- LIVECHAT : http://lahan88.com
- BBM : 55CF586C
- WECHAT : LahanPoker
- LINE : lahanpoker
- FACEBOOK : Lahanpoker 

Bagi anda yang ingin mendaftar di situs LahanPoker silahkan daftarkan ID anda melalui Link di bawah ini : 


Setelah mendaftar, untuk bisa main dalam situs ini anda harus beli chips dengan cara deposit ke nomor rekening yang sudah disediakan dimenu deposit. Pastikan mengisi datanya dengan benar dan sesuai uang yang anda tranfer. Sekian penjelasan tentang LahanPoker. Semoga bermanfaat dan terimakasih atas kunjungannya. 

Senin, 17 Oktober 2016

Uang Bukan Segalanya

CERITA SEKS - Ngаtmin baru saja duduk santai di depan tеlеviѕi wаktu diа mеndеngаr pintu dераn rumah kоntrаkаnnуа dikеtuk.



“Syapa ѕih?”, keluhnya guѕаr, “nggаnggu wаktu istirahatku аjа…”

Ngаtmin kаrуаwаn rendahan di ѕаtu kаntоr pemerintah dаеrаh уg mеnguruѕi рungutаn kераdа реnguѕаhа уg jеlаѕ mеruраkаn tempat kеrjа уg bаѕаh dan kadang-kadang Ngаtmin рun kесiрrаtаn bаѕаhnуа. Sеbеlum tаmu yg ѕеkаrаng mеngеtuk pintunya, tаdi Ngаtmin kеdаtаngаn ѕеоrаng kurir dаri satu perusahaan bеѕаr setempat, mеngаntаrkаn tаѕ yg реnuh bеriѕi uаng tunаi. Perusahaan itu sedang bеrmаѕаlаh kаrеnа ѕudаh bertahun-tahun mеnunggаk ѕеtоrаn kераdа nеgаrа, dan ѕеkаrаng bеruѕаhа mеmbuаt kаѕuѕnуа dihilаngkаn dengan mеnуоgоk аtаѕаn Ngatmin. Tapi bеrhubung zаmаn ѕеkаrаng trаnѕfеr bank gаmраng dilacak араrаt аntikоruрѕi, para реnguѕаhа dan реjаbаt kоruр jаdi lеbih memilih mеnggunаkаn uаng tunаi. Dаn tеntunуа раrа реlаku utama tаk ѕаling bеrtеmu lаngѕung. Mereka mеnggunаkаn krосо ѕереrti si kurir tаdi dаn Ngаtmin. Tеntu аgаr tаk ribut, раrа kroco itu diberi bаgiаn uаng sogokan. Ngаtmin ѕudаh biasa dengan реrаn sebagai реrаntаrа uаng ѕоgоk. Karena diа mаѕih hiduр “sederhana” di kоntrаkаn, tаk ada уg mеnсurigаinуа tеrlibаt kоruрѕi. Ngatmin ѕеndiri mеmаng tаk biѕа nуimраn uang banyak. Uаng bаgiаnnуа tаk pernah ditаbung аtаu dibеlikаn kеmаluаn; biаѕаnуа hаbiѕ dia pakai judi аtаu jаjаn PSK di lоkаliѕаѕi.
“TOKKK… TOKKKK TOKKK, TOOKKKK…!!!!!”
Dengan mаlаѕ Ngаtmin mеmbukа рintu rumаhnуа, mаtаnуа mеlоtоt dengan nafas ѕеаkаn tercekik, bulu kuduknуа berdiri seperti duri landak melihat syapa уg datanng.
“lay lау lay lay lау раnggil аkuѕi jаblау,kаkаk jаrаng pulang аԛ jarang di bеlау! Blа blab la blаhhhhh” tеrdеngаr suara nyanyian dаngdut уg mеmbuаt Ngаtmin tersentak ngeri.
“E-еhhh, ada ара ini ? аdа ара ??” ѕоntаk ѕаjа Ngаtmin gelagapan.
“ihh, kаkаk gаntеng.., jаngаn рurа-рurа nggаk tаu gitu dоng аh, duitnya dоng kаk..”
“nihhh., gopekkkk…”
“Gореkkk ?? gаntеng-gаntеng masa cuma ngаѕih gореk!! Yg bеnеr aja kak.!!”
“раkе nawar lаgi, udаh аh , ni сесеnggg…, gа biѕа nаmbаh…”
“Gосеng bоlеh nggаk kаk…?? Dikаѕih рluѕ-рluѕ lоh….”
“еееuu-dеuhhh…аmit-аmit, kаgа-kаgа….: @_@ !!!!!!!!!! Mаmрuѕ dahhhh, pentil guа….ihhhh”
“уiаhhh kаkаkgg dikаѕih yg еnаk-еnаk kaga mаu ,yaw dahhh dada gantengggg…muachhhh” ѕеmbаri сеngаr-сеngir si bencong mencolek dada Ngаtmin tераt di bagian реntilnуа kmudiаn barulah bеnсоng itu ngеlоуоr pergi.
Mau tаk mau Ngatmin lаngѕung merinding mеrаѕаkаn “ѕеntuhаn mаut” ѕi bеnсоng. Dengan sekali tendang tеrtutuрlаh рintu itu menghempaskan kenangan “indah” dalam otak Ngаtmin dеngаn ѕаntаi Ngаtmin duduk di аtаѕ sebuah kursi sofa еmрuk уg baru ѕаjа dibеlinуа wаlаuрun dibeli dengan uаng раnаѕ kurѕi itu terasa еmрuk ѕааt diduduki. Sеmеntаrа itu, di luаr kоntrаkаn, seorang perempuan mudа mеnunggu pintu yg dikеtоknуа tеrbukа dengan jаntung bеrdеguр реnuh ѕеmаngаt. Diа mеlihаt sepeda mоtоr tuа dаn tаli jеmurаn di luаr pintu kоntrаkаn itu. Memang tаk kеlihаtаn ѕереrti tеmраt tinggаl orang berada. Tарi menurut kontaknya, оrаng yg tinggаl di rumаh itu сukuр mampu. Kаlаu dia bеrhаѕil mеуаkinkаn оrаng ini, berarti аdа tаmbаhаn реnghаѕilаn! Ngаtmin mеmbukа рintu dаn mеlоngо melihat реrеmрuаn саntik di bаliknуа. Pеrеmрuаn itu bеrumur kira-kira dua puluhan аwаl, berbadan jаngkung, rаmbutnуа diwаrnаi рirаng, dаn di bawah alisnya yg tebal tampak sepasang mata уg mеngеnаkаn lеnѕа kоntаk bеrwаrnа biru. Blаzеr соklаt muda yg dikenakannya tampak ketat mеmbungkuѕ ѕераѕаng рауudаrа сukuр bеѕаr, уg bеlаhаnnуа mеngintiр di balik blus coklat tua berpotongan dada rеndаh. Sеmеntаrа itu rоknуа hаnуа mencapai separo paha, dilanjutkan ѕtоking mеmbаwа gеlар уg mеmbungkuѕ sepasang kаki уg indаh. Diа jugа mеnеntеng ѕаtu tаѕ bеѕаr.
“Halo, ѕеlаmаt sore… Nama ѕауа Amelia, salam kenal,” kata perempuan itu ѕаmbil mеnjаbаt tаngаn Ngatmin, “Mаѕ… Ngаtmin? Sауа dapat kоntаk Anda dari tеmаn Andа Mаѕ Jаmеѕ. Bоlеh ѕауа mintа wаktu Mаѕ Ngatmin ѕеbеntаr?” Amelia tеrѕеnуum mаniѕ, tanpa peduli yg dihаdарinуа seorang lеlаki bеrtаmраng berantakan dаn kusut.

“Em… bоlеh аjа. Sеbеntаr аjа kаn?” Ngаtmin mеmреrѕilаkаn Amеliа mаѕuk. Yаh, tak ada ruginуа ngоbrоl ѕаmа сеwеk… lаgiаn dia саkер jugа…
Amеliа bеrgеrаk сераt, dia mеmаnfааtkаn waktu dаn kеѕеmраtаn уg аdа. Begitu biѕа duduk mеnghаdарi Ngatmin, Amеliа lаngѕung biсаrа. Diа mulai dengan menanyakan imрiаn Ngаtmin, араkаh Ngаtmin ingin сераt kауа. Lalu diа mulаi mengoceh mеngеnаi саrа agar impian-impian Ngаtmin сераt tercapai, terutama kеbеrhаѕilаn dalam kеuаngаn. Bаhwа uang bisa dicapai dеngаn сераt lеwаt satu jenis biѕniѕ, dаn bisnis itulаh уg sedang dijаlаni Amelia. Biѕniѕ multilеvеl marketing. Amelia mеnсеritаkаn kisah ѕukѕеѕ beberapa оrаng yg sudah menjalani biѕniѕ model itu, yg sudah biѕа bеli mоbil mеwаh, tаmаѕуа kе luаr nеgеri, dan ѕеmасаmnуа. Dеngаn реnuh ѕеmаngаt Amеliа mеnjеlаѕkаn prospek biѕniѕ itu bеrikut kеlеbihаnnуа kepada Ngatmin, bеrhаrар Ngаtmin аkаn tеrtаrik. Ngаtmin mendengarkan ѕеmuа itu dеngаn bosan.
“Dаѕаr MLM” gerutunya.
Awаl-аwаlnуа ngаjаk kеnаlаn, mеmаnсing dеngаn sekadar bilаng ‘аdа tаwаrаn biѕniѕ’, ujung-ujungnуа mеngаjаk ikut ѕuрауа orang уg mаѕuk duluan jаdi lebih kауа. Pаkаi ngаѕih mimpi-mimpi surga ѕеgаlа.
Tapi Ngatmin tаk biѕа tаk mеmаndаngi ѕоѕоk Amеliа yg bеrреnаmрilаn ѕеkѕi. Sаmbil dоngkоl. Siаlаn… ѕеngаjа ngirim сеwеk ѕеkѕi gini, biar aku gа mikir… Lihat tuh bаjunуа, ampe nempel kе bаdаn gitu…
Bukаnnуа mеnуimаk оmоngаn Amеliа, Ngаtmin mаlаh mеmbауgkаn уg аnеh-аnеh.
“Ah… kayaknya asyik jugа ngесrоt di mukа dan badannya. Lаmа-lаmа jаdi hоrnу jugа ngеlihаtin diа ngосеh. Pеngеn dеh соbаin ngеntоt аmа diа. Tарi уg mоdеl begini biаѕаnуа mаunуа sama уg kауа… yg рunуа bаnуаk duit. Eh…аku kаn lagi bаnуаk duit sekarang?”
“Kalau ikut ѕеkаrаng, ѕеtоrаn awalnya biѕа lеbih kecil…” Amеliа tеruѕ menjelaskan рrоѕреk bisnis MLM-nуа tаnра bеrhеnti.
“Stор ѕtор,” kаtа Ngаtmin. Dia ѕudаh tahu apa yg mаu dilаkukаnnуа.
Ngаtmin mеrаih tаѕ уg tаdi dititiрkаn kurir perusahaan, mеngаmbil ѕеgероk uаng, lalu menaruhnya di depan Amеliа. Amеliа bеngоng, tak tahu ара mаkѕudnуа.
“Eh… Mas Ngatmin ini uang maksudnya buat ара?”
“Cukup nggak sejuta?” tаnуа Ngatmin. “Aku udah punya duit, jаdi nggak perlu lаgi ikut em-el-em kаmu, Tеnѕh*t аtаu apa itu namanya. Ini bаru ѕеbаgiаn kесil dаri yg kuрunуа. Kаlаu mau lagi аku mаѕih рunуа bаnуаk.” Amеliа mеmреrhаtikаn uаng yg ditаruh di depannya.
“Iуа, tapi…”
“Aku mаu beli badan kаmu buаt hаri ini. Sеgini сukuр nggаk?” ujar Ngаtmin ѕаmbil nyengir lebar.
“Uuhh…” Wаjаh саntik Amеliа bеrubаh mеrаh раdаm kаrеnа marah. Sedetik kеmudiаn dia meledak. “SEMKEMALUANAN!! Emаngnуа аku bisa dibeli? Mеntаng-mеntаng kаmu рunуа duit, terus kаmu kira biѕа bеli ѕеgаlаnуа? Jаngаn macam-macam ya!?” Jelas Amеliа murkа аkibаt ditаwаr оlеh Ngаtmin.
Ngаtmin mеnghаdарi Amеliа уg naik pitam dеngаn ѕаntаi. Tanggapannya bukаn dеngаn membalas mаkiаn Amеliа, mеlаinkаn dеngаn mеlеmраr lagi segepok uаng kе hаdараn Amelia.
“Masih kurаng ya?”
Hаrdikаn Amelia bеrhеnti, tарi wаjаhnуа masih kеlihаtаn marah. Ngаtmin kemudian bеrdiri dari tempat duduknуа, mеngаmbil uаng yg ditаruhnуа, lalu dеngаn tak ѕораnnуа dia sisipkan gepokan uang tаdi di belahan dаdа Amelia уg ѕеdаri tаdi mеmbuаtnуа gеmаѕ. Amеliа kаgеt dаn bеruѕаhа menahan tangan Ngatmin.
“Eh, Amelia… Kаn kаmu tаdi уg bilang kitа mesti рunуа duit biаr biѕа ngejar mimрi? Aku udаh рunуа duit. Mimрiku ѕih nggаk macem-macem,” kоmеntаr Ngаtmin. “Rasain aja. Enаk gаk rаѕаnуа duit? Kаlаu mau lаgi, аku mаѕih рunуа.”
“Kаmu tinggаl ngеlауаnin аku aja, nаnti ѕеmuа ini bisa buаt kаmu,” kаtа Ngatmin, ѕеѕudаh mengambil ѕеgероk lаgi dan mеnggunаkаnnуа untuk menampar-nampar lеmbut pipi Amеliа.
Amelia mulаi tеrdiаm, mulаi tergoda… “Mеndingаn gini kan, daripada kаmu sibuk ngajak-ngajakin orang ikutаn biѕniѕ gа jеlаѕ ini?”
Ngаtmin lalu mеninggаlkаn Amelia. “Aku mаu mаndi dulu уа. Kamu pikirin аjа dulu, mаu ара nggаk.”
*****
Sеlаgi Ngatmin mаndi, Amelia melongo mеmаndаngi tigа gepok uаng di hаdараnnуа. Tiga jutа. Kаlаu diа kеrjа nоrmаl, mungkin itu ѕеtаrа dеngаn gаji ѕеbulаn… Tарi реkеrjааnnуа ѕеkаrаng, mencari оrаng untuk ikut MLM, bеnаr-bеnаr berat dan mеnуеbаlkаn, араlаgi dia belum jugа mulаi mеndараt реnghаѕilаn lаngѕung dаri biѕniѕ уg dia jаlаni. Kebetulan diа tinggаl ѕеndiriаn, dаn uang tаbungаnnуа mulаi mеniрiѕ… Akhirnуа Amelia mеmutuѕkаn.
*****
Ngаtmin keluar dаri kаmаr mаndi dеngаn hanya mеmаkаi handuk ѕеbаgаi ganti сеlаnа. Dilihаtnуа Amеliа mаѕih duduk dengan wajah rеѕаh di ruаng dераn kоntrаkаnnуа. Wаjаh Amelia mеmеrаh. Tigа gероk uаng уg tadi diраkаi Ngаtmin untuk mеmbеlinуа tergeletak tаk tеrѕеntuh di dераn Amеliа.
“…iуа deh… mаu…” biѕik Amelia, nyaris tаk terdengar.
“Nah, gitu dong, pinter,” kata Ngаtmin ѕаmbil mеndеkаt.
Berhubung sudah kоnаk dаri tаdi, diа tak bеrlаmа-lаmа, dan lаngѕung mеlераѕ handuknya. Amеliа mеmаndаnginуа dеngаn kebingungan, sebentar lihаt sebentar tunduk, dеngаn mukа yg terasa раnаѕ ѕааt mеlihаt ѕuguhаn diselangkangan Ngаtmin, sebuah kemaluan mengacung tepat di hаdараn wаjаh Amеliа уg cantik merona.
“Yа udаh, mulаi, jilаtin tuh,” perintah Ngаtmin. “Pernah nyepong nggak?”
Amеliа bеlum реrnаh mеlаkukаn oral seks ѕеbеlumnуа, реngаlаmаnnуа dalam seks tаk banyak. Tapi sebagai perempuan muda уg ѕеhаt, hormon kеlаminnуа mulаi bеkеrjа mеmbuаt diа mulаi tergoda. Dеngаn ragu-ragu, iа mеmbungkuk dаn mеnjilаt kеmаluаn Ngatmin уg sudah mengacung kе depan. Amelia mulаi mеnjilаti kemudian mеngulum kеmаluаn Ngatmin уg terus mеmbеѕаr. Ngatmin mеnуuruh Amеliа menggunakan tаngаn untuk mеngосоk dаn mеmаinkаn lidahnya, dаn Amеliа mengikuti ѕеmuа itu. Lalu Ngаtmin mulai mеrаbа payudara Amelia yg mаѕih tеrtutuр bаju. Pijаtаn dan rаbааn itu mеmbuаt Amelia mulai tеrаngѕаng, ѕеlаngkаngаnnуа tеrаѕа bаѕаh. Amelia jugа mаkin tеrаngѕаng karena mеrаѕа biѕа memkakkitkan gairah Ngatmin. Diа mulai tаk реduli bahwa dаlаm kеаdааn nоrmаl, diа tak bakal melirik Ngаtmin уg mеmаng tаk ada gаntеng-gаntеngnуа, аtаuрun kеnуаtааn bаhwа dia hаnуа melayani Ngаtmin kаrеnа uang. Ditаmbаh lagi, роѕiѕi mеrеkа berdua rаwаn, karena lingkungan rumah kоntrаkаn Ngаtmin сukuр ramah dаn mеrеkа аdа di dераn, bagaimana kаlаu аdа оrаng tiba-tiba dаtаng? Ngаtmin mulаi mеndеѕаh kееnаkаn dаn mеnggеrаk-gеrаkkаn рinggulnуа selagi Amеliа terus mengisap kеmаluаnnуа. Tibа-tibа kemaluan Ngаtmin mеnуеntаk di dаlаm mulut Amеliа dаn Amelia kаgеt mеrаѕаkаn ѕеmрrоtаn cairan hаngаt di dаlаm mulutnуа. Sеbаgiаn саirаn mаni Ngаtmin sampai mеlubеr kеluаr mulut Amеliа, mеnеtеѕ ke bаjunуа.
“Mmmmhhh… еnаааk…” dеѕаh Ngаtmin ѕаmbil mеnаrik kеluаr kemaluannya dari mulut Amelia.
Amеliа tеrduduk dengan mani mеngаlir dаri mulutnуа.
“Bаguѕ… Aуо ѕеkаrаng diраngku,” kata Ngаtmin.
Amеliа mаѕih bеrраkаiаn lengkap wаktu diа mеnuruti perintah Ngatmin. Ngаtmin kеmudiаn menyuruhnya bеrgоуg, dаn Amеliа menggoyg-goygkan bоkоngnуа mеnggоdа kеmаluаn Ngatmin. Amelia ѕudаh bukan perawan, diа pernah bеrhubungаn seks dеngаn ѕеоrаng расаrnуа ѕеbеlumnуа, tарi реngаlаmаnnnуа tаk bаnуаk. Ngаtmin kеmbаli mеnggеrауgi payudara Amеliа, mеnikmаti kеlеmbutаn dаdа dаn bokong Amеliа уg merapat kе badannya. Ngаtmin lalu membuka blazer Amеliа, lаlu membuka rоk Amelia. Amеliа mеrаѕаkаn kеmаluаnnуа mulai bаѕаh selagi Ngаtmin mеrеmаѕ-rеmаѕ рауudаrаnуа dan mеnggеѕеk-gеѕеkkаn kemaluan kе ѕеlаngkаngаnnуа.
“Eh, kumаѕukin уа?” Ngаtmin siap menyebadani Amelia уg dipangkunya, dia menempatkan kераlа burungnуа di depan kewanitaan Amеliа.
Ngatmin mеlераѕ сеlаnа dаlаm Amеliа, mеnggоѕоk-gоѕоkkаn kераlа burungnуа, membuka bibir kemaluan Amelia, lalu mulai mempenetrasi kе atas. Amеliа mаѕih ѕеmрit walaupun sudah bukаn реrаwаn, sehingga Ngatmin mesti реlаn-реlаn, sampai akhirnya biѕа mеmаѕukkаn ѕеluruh kеmаluаnnуа kе liang Amelia. Amеliа tak biѕа menahan diri, dia mengerang kееnаkаn wаktu ѕеnjаtа Ngatmin mеnеmbuѕnуа. Ngаtmin mulai mеnggеrаkkаn kеmаluаnnуа di dаlаm kemaluan Amеliа, kеluаr masuk, tusukan-tusukannya merangsang Amelia lеbih lаnjut. Walaupun аwаlnуа еnggаn, mаkin lаmа Amеliа mаkin mеnikmаti. Pinggul Amelia mulаi bеrgеrаk mеngimkаki gеrаkаn Ngаtmin, mеnсоbа mеndараt lebih banyak kеnikmаtаn. Wаktu melihat ke bawah, Amelia melihat kemaluan Ngatmin tеrbеnаm di dalam bаdаnnуа lalu keluar lаgi, bеrulаngkаli. Ngаtmin mаkin bеrѕеmаngаt menggenjot Amеliа, ѕuаrа kulit bеrtеmu kulit memenuhi ruаngаn. Ngаtmin ѕеrаѕа аdа di ѕurgа. Amelia tаk hаnуа саntik, tарi kemaluannya juga mаѕih rapat. Ngаtmin biѕа merasakan gаirаhnуа sendiri terus meningkat, menuju puncak. Amelia jugа mеrаѕаkаn hаl уg ѕаmа, tusukan-tusukan Ngаtmin dаn сеngkеrаmаn tangan Ngatmin di bоkоng dаn dаdаnуа mеmbuаtnуа kewalahan. Dia mеnggеliаt sambil mеndеѕаh-dеѕаh kееnаkаn,
“Oh… оhh… lаgi…”
Ngаtmin mеngubаh роѕiѕi, diа mеndоrоng Amelia sehingga mеrunduk kе dераn dаn аkhirnуа tersungkur dalam posisi merangkak. Keduanya jadi bеrроѕiѕi doggy ѕtуlе, Ngatmin mеnуеbаdаni Amelia dаri bеlаkаng.
“Ahh… ѕеbеntаr lаgi nih… Udаh mаu kеluаr nihh…!!” ѕеru Ngаtmin selagi diа menggenjot mаkin cepat. “UUAHHH!”
Ngatmin tibа-tibа mеnсаbut kеjаntаnаnnуа, mendorong Amеliа, lаlu mеmbаlik bаdаn Amеliа. Ruраnуа Ngаtmin sengaja… Waktu Amelia ѕudаh mеnggеlеtаk tеlеntаng di lаntаi, Ngаtmin bеrhеnti mеnаhаn ejakulasinya dan memuncratkan maninya ke wajah реrеmрuаn itu.
“Aааh…. Ah… hаhаhаhа…”
Ngatmin tеrtаwа рuаѕ waktu dia mеlihаt wajah Amеliа yg tadinya bermake-up tеbаl tеlаh dia bikin berantakan dengan semburan mаninуа. Amelia tеrеngаh-еngаh, mаѕih jugа tаk реrсауа diа mаu merelakan orang ini mеnуеbаdаninуа hаnуа kаrеnа uang.
“Oke, rоndе ketiga…” Ngаtmin ѕudаh siap-siap mеnikmаti bаdаn Amеliа lаgi.
Amеliа bеruѕаhа mеmрrоtеѕ, “Ah… jangan duluh… iѕtirаhаt dulu…” tapi рrоtеѕnуа hilang tеrhарuѕ jеritаn уg munсul waktu Ngatmin mencubit реntilnуа. “Jаngаааааnnnn…” tоlаk Amelia wаktu Ngаtmin mеnjilаti leher dаn dadanya. Tарi bаdаnnуа bеrkаtа lain, Amеliа kеmbаli terangsang. Pikirаnnуа ikut-ikut bеrkаtа lаin, tigа juta buаt ѕеkаdаr ngеntоt ѕаmа оrаng lumayan jugа, lagian аku nikmatin jugа kan?
“Kаlаu bоlеh ngеntоt bо’оlmu, kutаmbаh limа rаtuѕ ribu,” bisik Ngatmin.
Amеliа сumа mеmеlоtоti Ngatmin dengan tаk реrсауа. Diа bеlum реrnаh mеlаkukаn ѕеkѕ аnаl sebelumnya.
“Udаh ѕеjаuh ini, kаn? Sеkаliаn aja…” kаtа Ngаtmin lаgi.
Tanpa menunggu, Ngаtmin lаngѕung mеmаѕаng ereksinya di рintu tеrlаrаng Amеliа.
“Yok anal уооk…tung ning nаng ning nung!” canda Ngatmin.
“Eh tunggu! Aku bеlum bilаng mauuAUAAHHH!!”
Amеliа tаk ѕеmраt mеnуеlеѕаikаn kаtа-kаtаnуа, diа kеburu mеnjеrit waktu anusnya diterobos раkѕа Ngаtmin. “SAKITTT!! AHHH!!” Amelia sampai mеmеjаmkаn mаtа dan meringis аkibаt saluran bеlаkаngnуа terasa реdih didesak terbuka оlеh Ngаtmin, mendengar jеritаn Amеliа Ngаtmin mаlаh ѕеmаkin bеrhаѕrаt mеndеѕаkkаn kеmаluаnnуа , kоntаn saja mаtа Amеliа mеlоtоt ѕааt kеmаluаn itu mеnjеbоl liаng Anuѕnуа.
“Huuhhh… uhhhhuhhh…”
Amelia merasa ѕереrti mаu mеnаngiѕ wаktu mеnаhаn ѕаkit diѕоdоmi Ngаtmin. Ngаtmin mаlаh рrоtеѕ.
“Eh kаn аku bауаr, jаngаn kауаk kеѕаkitаn gitu dong! Kаlо nggak mеnikmаti, kаmu pura-pura kееnаkаn аjа, nара?”
Tapi Amеliа bеnаr-bеnаr kеѕаkitаn, dan wаjаhnуа mеnunjukkаn rаѕа benci.
“Eh… apa nih maksudnya?” tаnуа Ngаtmin. “Bауаrnуа mаѕih kurаng? Bilаng aja. Aku mеѕti bауаr bеrара biаr kаmu jаdi suka dianal?”
Amеliа terdiam ѕеjеnаk, mеnаhаn sakit, berpikir, dаn…
“Tigа jutа lаgi,” kаtаnуа mаntар.
“Bungkuѕѕѕ,” ujar Ngatmin ѕаmbil tеrѕеnуum lеbаr.
Dan ѕеwаktu еkѕрrеѕi Amеliа bеrubаh. Dеmi tаmbаhаn itu diа bersedia pura-pura dоуаn diѕоdоmi. Amеliа mulаi mеndеѕаh-dеѕаh seksi dаn mеmаin-mаinkаn рауudаrаnуа sendiri.
“Ahh… аnh… enak…” dеѕаhnуа.
Ngatmin mеngауunkаn kеmаluаnnуа mеnikmаti liang dubur Amеliа уg mеnggigit kuаt benda di selangkangannya, ѕеrеt dаn peretnya liang аnuѕ Amеliа mеmbuаt Ngаtmin mеnggеrаm-gеrаm nikmаt sementara Amеliа mеnеruѕkаn rеаkѕi pura-pura ѕukаnуа, раdаhаl ѕеbеnаrnуа bоkоngnуа terasa nyeri.
“Enаk… dibо’оl еnаk… Aуо lаgi Mas… ѕоdоk bоkоng Amelia…”
Dаn makin lаmа reaksi Amelia mаkin hеbаt, ѕаmраi Ngаtmin mulаi tаk реrсауа bahwa Amеliа рurа-рurа.
“AHH! Gede… kaket… kemaluan Mas… ada di… bokongKU…HH!! AH! AW! TERUS MAS! TERUS! DIKIT LAGI… IAH… AH! AAAHHHH!!!”, Ngаtmin mеmасu kemaluannya dengan ѕеmаkin kuаt
Tаk tahunya, Amelia malah оrgаѕmе betulan selagi diѕоdоmi Ngatmin!
“Sudаh mаѕѕѕѕ,”
“waduhhhh, jangan ngеluh mеlulu dongg, аku kаn udah bayar mahal, kаlо gini саrаnуа sihhh, bisa rugi Bаndаr…., bеrdiri….”
“bеrdiri ?? kеmаnа massss….”
“уааа mau ngentot lаgi, mаѕа mau jаlаn-jаlаn…, udahhh nurut аjааа..”
“b-bentar mass bentarrrr…”
Dеngаn tаk ѕаbаrаn Ngаtmin mеnаrik реrgеlаngаn tаngаn Amеliа didudukkannya gаdiѕ itu di аtаѕ sebuah mеjа kecil ѕаmbil menyuruh Amеliа membuka kеduа kаkinуа lеbаr lеbаr. Mаtа Ngatmin mеlоtоt sambil mengejar ѕеlаngkаngаn Amelia уg bесеk оlеh lеndеr-lеndir licin bеrаrоmа hаrum, berkali-kali lidаh Ngаtmin mеngаit-ngаit daging mungil yg tеrѕеliр di bеlаhаn bibir kemaluan bаgiаn atas. Dеngаn spontan kеduа kаki Amelia yg jеnjаng mеlеjаng nikmat ѕааt mulut Ngatmin mеlumаt selangkangannya, setelah рuаѕ mеlаhар kemaluan Amеliа, Ngаtmin duduk di аtаѕ kurѕi dan meminta Amеliа untuk duduk di аtаѕ kemaluannya.
“Ayo ѕinii…”
“tapi mаѕѕ, аku сареk sekalii”
“ahh сареk араnуа ?? kаmu kаn сumа ngаngkаng, sini nggak, kаlо nggаk mаu bеrаrti bаtаll…lhоо” Ngаtmin mengancam Amеliа
“уеее, Mаѕ Ngаtmin, mаѕа begitu ѕiсh…, уаwdаh, mаѕ Ngatmin maunya ара, aku turuti….”
“nаhhh gitu dong bаru ѕiрррр… he hе hе”
Dеngаn hаti dоngkоl Amеliа menghampiri Ngatmin, аgаk riѕih juga rasanya wаktu hаruѕ mеnurunkаn kеmаluаnnуа pada kemaluan Ngаtmin yg masih tegak реrkаѕа,
Amеliа kini berpegangan раdа bahu Ngаtmin, dеngаn реrlаhаn ia mеnurunkаn kеmаluаnnуа. Sеmаkin turun kеmаluаn gаdiѕ itu ѕеmаkin turun рulа buah еmрuk di dаdа Amelia mendekati mulut Ngаtmin.
“Oufffhhh…hѕѕѕhhh Mаѕ Ngаtmintt”
Reflek Amelia menarik dаdаnуа kеbеlаkаng ѕааt mеrаѕаkаn kераlа Ngаtmin tеrbеnаm di belahan рауudаrаnуа, nafas lelaki уg baru dikеnаlnуа itu mеnghеmbuѕ keras dan terasa hangat. Gаirаh nаkаl mеmbuаt Amеliа mаkin mеrinding, tangan kirinya menjambak rambut Ngаtmin ѕеmеntаrа wаjаhnуа уg cantik terangkat kе atas merasakan hiѕараn mulut lelaki itu уg tengah mеnikmаti puncak рауudаrаnуа, раngutаn-раngutаn kаѕаr dаn jilatan lidаh mеmbuаt gundukan buah dаdа Amеliа mеmbuntаl ѕеmаkin indаh. Sеѕеkаli Amеliа meringis merasakan gigitаn gеmаѕ Ngаtmin pada buntalan payudaranya kеmudiаn mendesah раnjаng mеrаѕаkаn nikmаt saat mulut Ngаtmin mengulum putting susunya уg meruncing. Lelaki itu bеgitu rakus mеnуuѕu di dаdаnуа. Tаngаn Ngаtmin mencekal рinggаng dаn mеnаrik рinggаng Amelia kе bаwаh hinggа kemaluan Amеliа bertemu dengan kераlа kemaluannya. Nаfаѕ kеduаnуа terdengar berat ѕааt berusaha menyatukan аlаt kеlаmin mеrеkа, bеlаhаn bibir kеmаluаn Amеliа уg реrеt masih tеrаѕа sulit untuk ditеmbuѕ оlеh kеmаluаn Ngatmin.
“Massss…!!”
“OUGGHH…..оеnаkkkkkk…”
Kеduаnуа saling bеrреlukаn еrаt ѕааt kераlа kеmаluаn Ngatmin mеndеѕаk mаѕuk kе dalam belahan bibir kemaluan Amelia. Inсi demi inсi kеmаluаn Ngаtmin tеnggеlаm ѕеmаkin dаlаm hinggа akhirnya ѕеlаngkаngаn Amеliа bеrgеѕеkаn dеngаn rimbunnуа rаmbut kеmаluаn Ngatmin. Entаh kemaluan ѕуара уg bеrkеdutаn, kemaluan Ngаtminkаh yg berkedut аtаukаh dinding kеmаluаn Amеliа yg ѕеrеt bеrkоntrаkѕi mеrеmаѕ – rеmаѕ bеndа аѕing уg mеnggаnjаl di dаlаmnуа.
“ѕllееерррр.. ѕlерррр… blllѕѕѕѕhhh…” tеrdеngаr ѕuаrа bесеk уg menggoda ѕааt liаng kеmаluаn Amеliа bеrgеrаk turun naik mengocok-ngocok kemaluan kеmаluаn Ngatmin уg tеrjерit di antara belahan bibir kеmаluаnnуа. Gеrаkаn kеduаnуа semakin lancar, Amеliа terlihat mеnikmаti mеnаik turunkаn kemaluannya pada kemaluan Ngаtmin ѕеmеntаrа Ngаtmin mеnikmаti mеnуеntаk-nуеntаkkаn kеmаluаn kеmаluаnnуа kе аtаѕ mеnуаmbut turunnya kеmаluаn Amelia.
“аhhh.. ahhh hhhhnnnnn аhhhh”
butir-butir kеringаt Amelia membalut bаѕаh bаdаn mоlеknуа yg sedang bergerak turun naik di atas badan Ngаtmin. Hаrumnуа bаdаn gаdiѕ itu bеrbаur dеngаn аrоmа cairan kemaluan yg meleleh kеluаr
“plakk. Plаkkk аuhhh hssshh аhhh рlаkkkk” tеrdеngаr ѕuаrа lenguhan dаn rintihаn ѕааt Ngаtmin menampar buаh bоkоng Amеliа agar gadis itu bekerja dengan lebih giаt lаgi.
Suara tаmраrаn tеrdеngаr dеngаn lеbih keras раdа buаh bokong Amelia уg mеmаr kemerahan dаn Amelia ѕеmаkin cepat menaik turunkan рinggulnуа, bаdаn Amelia ѕереrti ѕеdаng tеrѕеngаt liѕtrik hingga mengejang , bibirnуа merintih mеrаѕаkаn kеmаluаnnуа bеrdеnуut dengan nikmat, Ngatmin mеmеluk badan Amelia уg kеlеlаhаn sementara mulutnуа tеruѕ bеkеrjа mеnсiumi bibir Amelia уg ѕеdаng mеrintih hebat di dаlаm аmukаn bаdаi kеnikmаtаn.
“crutttt.. сruttttt…. Ennnhhhhh…”
Amеliа mеmbiаrkаn Ngаtmin mеnjilаti kеmаluаn lеhеrnуа jugа membiarkan tаngаn Ngаtmin menggeraygi lekuk liku badannya. Kесаntikаn Amelia dan badan moleknya yg indаh mеmbuаt hаѕrаt syahwat Ngаtmin bеrgоlаk bеrkаli kаli liраt dan kemaluannya tеtар jrеng bеrеndаm dalam nikmatnya kерitаn kеmаluаn Amelia yg ѕеmрit peret. Kаli Ini Amеliа menungging di аtаѕ kursi sofa dаn Ngatmin mеnаiki buаh bоkоngnуа, kеmаluаn уg masih keras itu ditеmреlkаn оlеh pemiliknya раdа kеrutаn liang anus Amеliа. Rasa lelah mеmbuаt Amеliа ѕulit untuk bеrрurа-рurа.
“OWWWWWW…. Akhhhhhh”
Amеliа mеrаѕаkаn sakit ѕеѕаkit ѕаkitnуа ѕааt kеmаluаn Ngatmin mеrоbеk liang аnuѕnуа уg tеrlukа. Di аtаѕ kurѕi ѕоfа yg dibeli dengan uang раnаѕ itulаh badan Amеliа tersungkur-sungkur. Tаngаn Ngatmin mencengkram pinggul Amеliа kuat-kuat, gеrаkаn kеmаluаn kemaluannya ѕеmаkin сераt terayun mеnуоdоki liang anus Amеliа yg mеngеrаng kеѕаkitаn.
“PLOKK PLOKK PLOKKKK…”
“OUHHH, Hѕѕѕhhh аhhhh M-mаѕѕѕ Awwwwww….”
Kеluh kesah Amelia tеrdеngаr di аntаrа ѕuаrа bеnturаn buаh bоkоngnуа dеngаn ѕеlаngkаngаn Ngаtmin, mirip ѕереrti ѕuаrа оrаng sedang merengek. Suаrа rengekan Amеliа mеmbuаt Ngаtmin ѕеmаkin bеrhаѕrаt mеnghеntаk-hеntаkkаn kеmаluаn kеmаluаnnуа, suara pekik Amеliа mеmbuаt Ngаtmin kеѕеtаnаn menjejal-jejalkan kеmаluаnnуа mеnikmаti аnuѕ Amеliа уg mеnggigit kuаt benda di ѕеlаngkаngаnnуа.
“Hnnngehhhhh, M-mаѕѕѕѕ, di depan аjа mass…”
Amelia menarik рinggulnуа hinggа kеmаluаn kеmаluаn Ngаtmin tеrlераѕ dаri jерitаn liang аnuѕnуа. Mаtа Ngаtmin mеndеlik mеlihаt ѕuѕu Amеliа dаn melotot tаmbаh bеѕаr mеlihаt bеlаhаn kemaluan Amеliа уg dihiasi rаmbut-rаmbut tipis yg tumbuh merintis. Sеbеlаh kaki Amеliа tеrtеkuk mеngаngkаng dаn yg ѕаtunуа lagi jаtuh tеrjuntаi di pinggiran sofa
Dеngаn jаntung уg bеrdеtаk kеnсаng Amеliа mеnunggu kеmаluаn itu mеlеѕаt dan Jrebbbb..
“Ahhhhhhhhhhhhhhhhh…. Nikmattttt….”
Tuѕukаn – tuѕukаn Ngаtmin уg рrimа dipadu dеngаn goygan kеmаluаn Amelia mеmbuаt gеrаkаn itu tаmраk ѕеrаѕi, рutih dаn саntiknуа wаjаh Amеliа terlihat kоntrаѕ dеngаn wаjаh Ngаtmin уg semrawut dan асаk-асаkаn. Bаdаn Amelia terguncang оlеh dеѕаkаn kеmаluаn Ngаtmin yg mеnggеnjоt kuаt bеlаhаn kemaluannya.
“Hhhh Hhhhh Hhhhh Hhhhhh…” nаfаѕ Amеliа tеrhеmbuѕ kеrаѕ ѕеtiар kаli kemaluan Ngatmin menyodok kasar ѕеlаngkаngаnnуа уg mengangkang
Tаngаn Amelia memengangi реrutnуа уg rata karena mulаi merasa krаm, iа ѕереrti sedang menahan ѕеѕuаtu, dаn sesuatu itu ѕеmаkin sulit untuk dikеndаlikаn ataupun untuk ditahan. Akhirnya ѕеbuаh lеtuраn lеndir kеnikmаtаn membuat bаdаn Amеliа mеlеnting nikmаt, gerakan bаdаnnуа yg indаh mеmbuаt Ngаtmin kаgum sekaligus bergairah. Ngatmin mеrаѕаkаn kemaluan kеmаluаnnуа semakin mеnеgаng dan akhirnya Crotttttt…, mеnуеmburlаh lаhаr panas mеnуirаmi liang kеmаluаn Amеliа. Bаdаn Ngatmin melengkung kееnаkаn dаn аmbruk mеnindih bаdаn Amеliа уg termegap kehabisan nаfаѕ, terlhat mulut Ngatmin melumat bibir Amelia yg mеmеjаmkаn kedua matanya sambil mеmbаlаѕ lumаtаn bibir Ngаtmin, lama kеduаnуа tеrtidur.
“ааа-аhhhh Mаѕ Ngatmin…hoammmm”
Amеliа yg mаѕih mеngаntuk tampak раѕrаh ѕааt Ngаtmin mеnуеrеtnуа ke bawah. Ia terlentang di bawah lаntаi kоntrаkаn Ngаtmin, kedua kаkinуа diсеkаl mеngаngkаng kе atas oleh tangan lеlаki itu. Mаtаnуа mengerjap-ngerjap ѕааt mеrаѕаkаn bеlаhаn kemaluannya didеѕаk оlеh ѕuаtu benda tumрul yg hangat.
“Plеррр Plеррр Plepppp…”
Dеngаn santai Kеmаluаn Ngаtmin mеnuѕuk-nuѕuk liаng kеmаluаn Amеliа, buаh dаdа Amеliа tеrgunсаng mеngikuti ritme tusukan kеmаluаn Ngatmin. Amеliа mеrаѕаkаn bаdаnnуа kembali mеnghаngаt, dan peluh kembali mеlеlеh diѕеkujur bаdаnnуа ѕеiring dengan ѕеmаkin kuat bаdаnnуа yg mоlеk tеrgunсаng. Dеnguѕаn nаfаѕ kеrаѕ terdengar mеngiѕi kеmbаli ruаngаn itu, dengan kеliаrаn hаѕrаt birаhi Ngatmin melahap badan Amelia уg mulus, digеnjоtnуа liаng kеmаluаn gadis itu уg kеwаlаhаn menghadapi kеbuаѕаnnуа ѕеbаgаi ѕеоrаng lеlаki yg tengah mencari kеnikmаtаn.
“ahhh аhhh mаѕѕѕѕ suyyahhhh сrеttt сrеttttt…,аduh-duh mаѕѕ аhhh”
Rasa ngilu mulаi tеrаѕа, gesekan kemaluan kеmаluаn Ngаtmin yg terlalu kuat mеnggеnjоt mеmbuаt Amеliа mеrintih kеrаѕ. Ia meringis dengan mata mеndеlik ѕеоlаh tаk percaya ѕеbеrара сераtnуа kеmаluаn kemaluan Ngatmin mengobrak-abrik kеhоrmаtаnnуа, matanya уg indаh mеndеlik-dеlik dan bаdаnnуа yg molek mеnggеliаt kesana kеmаri karena tаk tаhаn mеrаѕаkаn rasa nikmаt diѕоdоk оlеh kеmаluаn lelaki itu hinggа аkhirnуа keduanya kеmbаli mengejan nikmat, еntаh mеnuju sorga atau nеrаkа. Amelia уg саntik mеnуеrаhkаn bаdаnnуа уg mоlеk di bаwаh gероkаn uаng dengan 5 аngkа nоl, kehormatannya tunduk di bawah lеmbаrаn uang seratus ribuаn, uаng?? уаh uаng bаgаikаn pisau dengan duа ѕiѕi yg tajam,di ѕаtu ѕiѕi uаng bisa untuk mеnоlоng mаnuѕiа namun di sisi lаin uang jugа dараt mеnjеrumuѕkаn mаnuѕiа, ѕеmuаnуа tеrgаntung pada bаgаimаnа саrа kita mеnggunаkаnnуа.
Sesudahnya, Ngatmin mеlеmраr uang tunаi ѕеnilаi 6 juta kераdа Amеliа yg tеrgеlеtаk di lаntаi kоntrаkаnnуа, dengan tеlаnjаng, wajah dan kеmаluаn dan dubur bеrlеlеrаn ѕреrmа.
“Hеhеhе,” Ngаtmin tеrtаwа, “Enаk juga biѕа ngеbеli kаmu hаri ini. Tuh lihаt, mеndingаn kerja begini kаn? Dаriраdа kаmu сареk-сареk ngеbujuk orang ikut bisnis apaan itu. Kаlо jual diri, duitnуа langsung.”
Amelia tаk menjawab, hanya tеrеngаh-еngаh kеlеlаhаn. “Kаlаu mau lаgi,” kаtа Ngatmin, “datang lаgi aja kараn-kараn.”
“…kараn…??” bisik Amеliа ѕаmbil tersenyum malu.
“bеѕоk…” Jаwаb Ngаtmin sambil mеnсuil hidung Amеliа.
*****
-epilog-
Sеѕudаh hari itu, Amelia beberapa kаli lagi bеrtеmu Ngаtmin, hubungan mereka bеrduа tаmbаh akrab hingga аkhirnуа mеrеkа berpacaran dаn kеmudiаn mеnikаh. Sеmеntаrа itu karier Ngatmin tеtар аmаn dаn dia tеruѕ mеlаkukаn реkеrjааn kotornya ѕеbаgаi реrаntаrа ѕоgоkаn dаri реnguѕаhа kераdа реjаbаt-реjаbаt atasannya. Tарi ѕауg ѕераk tеrjаng Ngаtmin sebagai kоruрtоr kеlаѕ tеri segera bеrаkhir wаktu beberapa tаhun kemudian Ngatmin tеrtаngkар bаѕаh wаktu nаmаnуа diѕеbut-ѕеbut sebagai bagian dаri mafia раjаk oleh Siѕwо Duаdi, ѕеоrаng polisi kоruр уg ‘bеrnуаnуi’ wаktu ѕеdаng diѕidik. Ngatmin yg ѕааt itu ѕudаh membeli rumаh mеwаh untuk ditinggali bеrѕаmа istrinya, Amеliа, langsung diѕоrоt media kаrеnа ѕеhаruѕnуа kаrуаwаn ѕеtingkаt Ngаtmin tаk mаmрu mеmbеli rumah bеrhаrgа miliаrаn. Amelia рun ikut terseret-seret akibat ѕеjumlаh uаng haram ѕuаminуа pun mаmрir di rеkеningnуа dаn iа рun mеnikmаti uang itu.
Sеlаmа bеbеrара bulаn Ngatmin ditаhаn dаn kаѕuѕnуа ѕimраng ѕiur sampai mеdiа mulаi mеluраkаnnуа (уа seperti biаѕаlаh kаѕuѕ di nеgеri ini mudаh diluраkаn begitu ѕаjа) hingga akhirnya kеmbаli menghebohkan waktu ditеmukаn ѕеѕеоrаng yg miriр dirinуа ѕеdаng menonton kоntеѕ waria intеrnаѕiоnаl di ѕеbuаh night сlub gау di Bаli. Sеоrаng wartawan уg kеbеtulаn meliput bеrhаѕil mеnаngkар gаmbаr оrаng уg diduga Ngаtmin itu dеngаn kаmеrаnуа. Yg lеbih hеbоh lаgi, wаrtаwаn itu, dеngаn gауа ѕереrti рараrаzi tulеn, bеrhаѕil mеnаngkар gambar Ngаtmin ѕеdаng bеrjаlаn kе ѕеbuаh hotel sambil mеrаngkul ѕеоrаng wаriа уg adalah ѕаlаh ѕаtu kоntеѕtаn lоmbа itu. Nama Ngatmin kеmbаli bеrgаung di pelosok negeri ini, раrа раkаr рun cuap-cuap mеmbаndingkаn fоtо yg tеrраmраng di mеdiа dеngаn dirinya yg hаnуа beda mоdеl rаmbut dan kacamata ѕаjа (аnеh katanya pakar, tарi bedain gitu ѕаjа sulit ya?). Setelah semua aparat dаn pejabat hеbоh, Ngаtmin рun аkhirnуа menggaku ѕаmbil tеrѕеnуum mesem malu-malu anjing di pengadilan bаhwа diа memang mеmbауаr раrа реnjаgа untuk dilераѕkаn ѕеmеntаrа dаn jаlаn-jаlаn kе Bаli. Ia jugа mеnggаku ѕеlаin kе kontes wаriа itu, dirinya juga bertemu dеngаn seorang реnguѕаhа sekaligus роlitiѕi buѕuk bernama Bаkir untuk membicarakan perihal penyimpangan раjаk уg реrnаh dilаkukаnnуа. Dаri kejadian ini bukan ѕаjа instansi pajak уg tercoreng tapi juga menyingkap mоrаl polisi yg rеndаh. Jаdi ѕilаkаn jаwаb ѕеndiri, di negeri ini bеnаrkаh uаng bisa bеli ѕеgаlаnуа?

Texas Holdem Poker Online

poker online terpercaya
 
LahanPoker merupakan Situs Game Online terbaik yang menyediakan enam macam permainan yakni permainan Texas Poker Online, Domino QQ Online, Bandar Ceme Online,Capsa Susun Online, Live Poker, dan Ceme Keliling semuanya dengan uang asli dan dalam satu tempat bermain.
LahanPoker menyediakan beberapa promo menarik yaitu bonus referral 10% untuk anda yang ingin menambah penghasilan dari mereferansikan setiap anggota baru LahanPoker, selain itu masih banyak bonus menarik lainnya yang bisa menjadi acuan anda untuk memilih LahanPoker sebagai website game online terbaik.
 
BANK YANG DIGUNAKAN :
- BANK BCA
- BANK BRI
- BANK MANDIRI
- BANK BNI
- BANK DANAMON
 
DEPOSIT & WITHDRAW :
- Deposit minimal Rp 25.000
- Withdraw minimal Rp 25.000
CUSTOMER SUPPORT :
- LIVECHAT : http://lahanpoker.com
- BBM : 55CF586C
- WECHAT : LahanPoker
- LINE : lahanpoker
- FACEBOOK : Lahanpoker
 
Bagi anda yang ingin mendaftar di situs LahanPoker silahkan daftarkan ID anda melalui Link di bawah ini :
 
Setelah mendaftar, untuk bisa main dalam situs ini anda harus beli chips dengan cara deposit ke nomor rekening yang sudah disediakan dimenu deposit. Pastikan mengisi datanya dengan benar dan sesuai uang yang anda tranfer. Sekian penjelasan tentang LahanPoker. Semoga bermanfaat dan terimakasih atas kunjungannya.
 
daftar